Sepak Pojok

Nusantara Masih Perkasa, Batavia dan PSRJ B Kurang Greget

Pertandingan menarik disajikan di jadwal kedua hari Jum’at (25/1) tadi. Tim Juara DC2018 lalu menghadapi PSRJ A asal Jubail di Lapangan 2 Play Starfield Qatif.

Meskipun dugaan akan berakhir imbang atau minimal menang tipis, tampaknya Nusantara FC masih perkasa dengan menggunduli PSRJ A lima gol tanpa balas.\

Dari kemenangan pada pertandingan Jum’at lalu atas Pandawa, grafik PSRJ A seharusnya beranjak naik menjadi lebih baik. Tapi tampaknya, modal 1 kali menang dan 1 kali kalah sebelumnya, belum cukup mendorong kemampuan tim asuhan Ade Sandi ini.

Dari awal pertandingan, Nusantara tampil agresif menyerang, memanfaatkan semua kesempatan saat bola di kaki para pemainnya. Tendangan-tendangan keras yang kadang spekulasi sering dilakukan menambah kans menciptakan gol.

Kerjasama tim Nusantara juga masih terasa sebagai “juara bertahan” Dammam Cup, sehingga merepotkan barisan pertahanan PSRJ A.

Tetapi PSRJ A bukan tanpa perlawanan, beberapa kali serangan balik dilancarkan, sayang tidak penyelesaiannya tidak sesuai yang diharapkan.

Ade Sandi, pelatih tim Pagarindo ini mengakui masih banyak kekurangan yang harus dibenahi, “dari skill individu, kontrol, kita kalah jauh,” ujarnya saat diwawancarai infodammamcup.com usai pertandingan.

Laga PSRJ A masih tersisa dua pertandingan, jika mampu mengalahkan Garuda di laga Jum’at mendatang, PSRJ A masih harus menghadapi derby sesama tim satu kota, IJFC A yang saat ini menduduki peringkat ketiga klasmen sementara DC2019. Artinya, masih ada kesempatan lolos babak kualifikasi dengan syarat menang di dua laga berikutnya.

Batavia dan PSRJ B Bermain Imbang

Di Lapangan 1 Star Playfield di waktu yang sama, Batavia tidak mampu mencuri poin penuh, setelah ditahan imbang 1-1 oleh PSRJ B. Kedua tim tampak bermain kurang greget, sejak awal peluit wasit ditiup.

Baik Batavia maupun PSRJ B saat ini harus puas di posisi paling buncit di klasmen sementara Grup B. Batavia baru dua kali bertanding dengan hasil 1 kali seri dan 1 kali kalah. Sementara PSRJ B selama 3 kali pertandingan, 2 kali kalah dan baru 1 kali bermain imbang.

Tentunya, kedua tim bukan sedang memperebutkan rangkin terbawah dari klasmen, karena untuk lolos kualifikasi, semuanya harus selalu menang di laga berikutnya.

Kesempatan Batavia lebih besar, mengingat baru 2 kali laga, tersisa 3 laga harus mampu mengalahkan tim papan atas Ganesha, IJFC B dan Al Ahsa B. Sanggupkah Batavia dan PSRJ B memetik angka penuh di laga berikutnya?

Kita tonton Jum’at berikutnya di lapangan!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s