Sepak Pojok

Mengukur Keunggulan Tim Semifinalis Dammam Cup 2019

Perhelatan DC2019 mulai babak baru ke laga semi final. Hanya 4 tim yang bisa lolos kualifikasi dan bertanding di semi final guna memperebutkan tiket menuju final DC2019.

Keempat tim tersebut merupakan juara di masing-masing grup A dan B, berpasangan dengan runner up masing-masing grup. Mereka adalah Al Hasa FC (Hasa), Nusantara (Dammam), IJFC (Jubail) dan Ganesha (Qatif).

Cukup menarik semi final DC2019 tahun ini, empat tim yang akan berlaga merupakan wakil masing-masing kota di Wilayah Timur. Kecuali wakil kota Khobar, Fawazia, langkahnya terhenti oleh Ganesha setelah laga terakhir di babak penyisihan berakhir seri 1-1.

Dari empat tim tersebut, tim Hasa merupakan tim yang paling difavoritkan untuk menjadi juara. Tidak mengherankan, karena kuatnya tradisi futsal atau mini soccer di Hasa dengan kompetisi lokal yang kerap diadakan di sana.

Meskipun demikian, Nusantara FC juara DC2018 tahun lalu juga tidak bisa dianggap remeh. Tim asuhan Alam ini diperkuat oleh pemain muda yang punya mental menang dan juara. Selain para pemainnya juga memiliki jam terbang yang tidak pendek, alumni dari beberapa tim Jakarta, Khalidiyah, atau Dhahran.

Di Grup B, muncul the rising team, yang sejak awal kemunculannya di penyisihan grup, tampil menyakinkan. Tim ini adalah Indo Jubail Football Club atau yang disingkat IJFC berbasis di kota Jubail, kurang lebih 80 km dari Dammam.

IJFC sebagaimana yang disampaikan Hamdan, merupakan regenerasi dari pemain-pemain seniornya yang mulai gantung sepatu. Pantas saja, semangat untuk juara dan mental tidak mau kalah selalu membara baik pada pemainnya maupun tekad ofisial timnya.

Tim terakhir yang tiba-tiba mampu menghentikan tim favorit Fawazia di Grup B adalah Ganesha. Tim tuan rumah Qatif ini, dinahkodai oleh senior tokoh Qatif, Ana Susanto atau yang biasa disapa Santo.

Meski tidak diunggulkan, Ganesha memiliki kesempatan untuk menjadi juara di DC2019 tahun ini. Salah satu motornya adalah penjaga gawang Adi Fanar, yang telah mampu membuktikan seperti karang yang kokoh tidak mempan diterjang gempuran serangan Fawazia di laga terakhir mereka.

Di semi final ini, Ganesha akan langsung berhadapan dengan tim yang paling dijagokan; Al Hasa FC. Pastinya, Santo sang pelatih, tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Ganesha akan membuktikan bahwa timnya bukan seperti yang selama ini dipandang sebelah mata sebagai “tim kacangan.”

Akhirnya, masing-masing tim semifinalis akan membuktikan dengan tekad untuk dapat terus melaju ke puncak final DC2019. Selain sebagai suatu aktualisasi diri, ajang silaturahim, perhelatan DC2019 ini juga diharap menjadi “obat” dan hiburan setelah sepekan penat bekerja sebagai ekspatriat alias TKI.[]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: